Cerita Terbaru
- CERITA CINTA : KEKASIH TAK SAMPAI
- CERITA DEWASA : PAARTWENE
- CERITA CINTA : PURNAMA DI PELUPUK MATA
- CERITA DEWASA : CINTA BISU
- CERITA DEWASA : Cinta Sejati
- CERITA DEWASA : Tinggal Kenangan
- CERITA DEWASA : Terpisahnya Persabatan
- CERITA DEWASA : Penghianat Cinta
- CERITA DEWASA : Kenapa Kau Ambil Ke Dua Orang Tua Ku
- CERITA DEWASA : TAKDIR (True Story)
- CERITA DEWASA : JANJI MANIS
- CERITA CINTA : AKU INGIN DIA KEMBALI
- CERITA CINTA : DOA CINDY KEPADA MANTAN PACAR PLAYBOY (KISAH NYATA)
- CERITA DEWASA : TERPISAHNYA PERSAHABATAN
- CERITA DEWASA : DOLLY
- CERITA CINTA : PENGHIANAT CINTA
- CERITA DEWASA : Mata Cinta Kasih dari Surga
- CERITA CINTA : Karena Cinta Sejati, Vino Tidak Jadi Pergi
- CERITA CINTA : HUJAN DI BULAN JANUARI
- CERITA DEWASA : MALAM MINGGU KELABU
- CERITA DEWASA : DUA CINTA
- CERITA DEWASA : GELISAH SI CANTIK NESSA YANG PUTIH MULUS DAN SEXY
- CERITA DEWASA : MENCINTAIMU...
- CERITA DEWASA : MISTERI CINTA SESAAT
- CERITA DEWASA : ALWAYS IN LOVE
- CERITA DEWASA : BAU BADAN... OH NO !!!
- CERITA DEWASA : TERSENYUMLAH UNTUKKU
- CERITA DEWASA : KEPENTOK CINTA KAKAK KELAS
- CERITA DEWASA : GARA-GARA FACEBOOK (KISAH NYATA)
- CERITA DEWASA : CARIIN GUE COWOK !!!
AdsSpy: 18 sites by this AdSense ID 

Sponsor Kami #2
Iklan Link
Peluang Usaha, Dicari Agent
Umrah Travel dan Haji Plus Travel Agent
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
CERITA DEWASA : Tinggal Kenangan
Last Updated on Tuesday, 24 May 2011 17:05 Written by Administrator Tuesday, 24 May 2011 17:03
Bella selalu memikirkan kekasihnya setiap saat yang ia kenang hanyalah kenangan yang telah di berikan oleh kekasihya, semenjak kepergian Alvin, Bella menjadi pendiam dan sulit untuk di ajak ke luar rumah, Bella selalu mengurung dirinya di dalam kamar.
Pada hari minggu Bella mencoba untuk ke luar rumah, ia ingin melupakan Alvin sedikit demi sedikit agar ia tidak terpurung berlarut-larut dalam kesedihan. Bella sadar bahwa Alvin tidak akan pernah kembali lagi dengannya, bahkan sampai saat ini pun tidak ada kabar sama sekali tentang Alvin.
Bella hanya bisa pasrah, kalau memang ia harus kehilangan Alvin, dan ia mencoba untuk melupakannya, tapi hal itu tidak mudah untuk ia lakukan, karena Bella masih menyayangi Alvin dan mengharapkan agar Alvin dapat kembali lagi, tapi semua itu tidak mungkin terjadi padanya.
Akhirnya Bella memulai lembaran baru, ia memulai aktivitasnya kembali seperti semula.Bella pun sedikit demi sedikit sudah bisa melupakan alvin, ia sadar bahwa selama ini yang ia lakukan dan ia rasakan hanyalah membuat dirinya menderita, Bella mencoba membuka hatinya kembali, di saat ia membuka lembaran baru dan mencoba untuk melupakan alvin itu semua sangat asing bagi dirinya.
Pada suatu hari Bella bertemu dengan sahabatnya alvin, pada saat itu Bella sedang makan siang dan tidak sengaja Bella menumpahkan makanannya ke baju orang tersebut,
akhirnya Bella berkata “ maaf, saya tidak sengaja, kamu tidak apa-apa kan “ Bella sambil mengelap-ngelap baju orang yang sudah ia tumpahkan dengan makanannya. Orang itu berkata “ ohh tidak apa-apa ko”, mereka pun saling bertatapan dan Bella pun terkejut karena orang itu adalah sahabatnya alvin yaitu Tio, “ Ti...o loe Tio kan “ tanya Bella sambil terkejut, dan tio berkata “ loe Bella kan, apa kabar loe?” Bella pun mejawabnya” Ia , gua Bella , gua baik-baik saja ko”,
“ Ngapain loe di sini ?” tanya Tio
“ yah makan lah.” Jawab Bella
“ Loe sendirian ?” tanya tio
“ Ia, memang gua sendirian, memang gua sama siapa lagi coba.?”
“ loe, tidak makan siang bareng teman loe , ?” tanya Tio
“ Ohh, mereka lagi pada sibuk, jadinya gua sendirian deh.” jawab Bella
Akhirnya mereka berdua makan siang bersama, dan tidak lama kemudian Bella bertanya dengan Tio tentang ke beradaan Alvin , Tio pun disaat itu hanya bisa terdiam, dia tidak tahu harus mengatakan apa ke Bella tentang Alvin, Karena selama ini yang Tio tahu Alvin sudah menikah 3 tahun yang lalu dan bahkan dia sudah memiliki seorang anak, Tio pun tidak tega untuk mengatakan hal itu ke pada Bella.
Hati Tio benar-benar takut untuk mengatakannya, karena ia takut kalau nantinya Bella terkejut dan tidak bisa menerima kenyataan itu. Bella terus bertanya ke pada Tio, kemana Alvin dan ada di mana dia sekarang, Tio saat itu benar-benar bingung dan Tio berfikir “ apa gua harus jujur sama Bella tentang keberadaan Alvin, tapi gua takut nantinya Bella terkejut dan sakit hati, tapi kalau gua tidak bilang yang sesungguhnya gua kasian sama Bella, karena dia masih mengharapkan Alvin, duchh gua benar-benar bingung.” Tio benar-benar bingung pada saat itu, tapi Bella yang terus bertanya ke pada Tio dan memaksa Tio untuk mengatakan tentang Alvin, Terpaksa Tio mengatakan yang sebenarnya tentang alvin, karena dia kasian ke pada Bella yang masih mengharapkan Alvin kembali.
“ Bell, lebih baik loe lupakan Alvin deh.”tanya Tio sambil memegang tangan Bella
“ Memang kenapa dengan Alvin.?” jawab Bella dengan sedikit heran
“ Karena percuma Bell, loe mengharapkan alvin kembali dan menanyakan tentang dimana dia.” tanya Tio, dengan ekspresi wajah yang agak sedikit kasian dengan Bella
“ Emang kenapa, gua itu masih sayang sama dia, salah kalau gua menanyakan hal ini sama loe, karena hanya loe lah yang tahu dimana Alvin, dengan siapa lagi gua harus bertanya tentang Alvin selain sama loe, karena yang gua kenal teman Alvin cuma loe doang.Tio.” jawab Bella dengan penasaran ( ada apa sebenarnya dengan Alvin, sampai-sampai Tio berkata seperti itu sama gua)
“ Hilangin rasa sayang loe terhadap dia, karena dia sudah menikah 3 tahun yang lalu dan bahkan dia sudah memiliki seorang anak .”
“ Apa, gua tidak salah dengar kan, tidak mungkin, loe bercanda kan Tio.?” tanya Bella dengan terkejut saat mendengar ucapan yang keluar dari bibir Tio.
“ Gua serius, gua lagi enggak bercanda.?” jawab Tio
“ Kenapa Alvin tega sama gua, apa salah gua sama dia, sampai-sampai dia menghianati gua.” Bella dengan wajah yang begitu kecewa dan Bella tak kuasa untuk meneteskan air matanya.
Hati Bella saat itu benar-benar terpukul dan kecewa dengan mengetahui tentang seorang pria yang selama ini dia tunggu-tunggu dan ia harapkan, ternyata menghianati dirinya. Bella tidak menyangka Alvin bisa setega itu dengan dirinya, Bella sangat berterima kasih atas pemberitahuan Tio tentang sesungguhnya Alvin, tinggal kenangan saja yang di tinggalkan Alvin saat ini, yang membuat Bella sakit hati dan kecewa.
Lihat Juga cerita cerita dewasa Rekomendasi dari Kami :
>> Cerita Cerita Ku : Cerita Dewasa : Mencintaimu
>> Cerita Cerita Ku : Cerita Dewasa : Always in Love
>> Cerita Cerita Ku : Cerita Dewasa : Kepentok Cinta Kakak Kelas
>> Cerita Cerita Ku : Cerita Dewasa : Angel yang Cantik Sekali
>> Cerita Cerita Ku : Cerita Dewasa : Jamilah Anak Betawi
>> Cerita Cerita Ku : Cerita Dewasa : Hari Pertama Gw Jalan Sama Dia
>> Cerita Cerita Ku : Cerita Dewasa : Sepinya Kelas Qu
>> Cerita Cerita Ku : Cerita Dewasa : Kehidupan Seorang Play Girls
>> Cerita Cerita Ku : Cerita Dewasa : Kenangan Terindah
>> Cerita Cerita Ku : Cerita Dewasa : Stasiun Kereta Api
>> Cerita Cerita Ku : Cerita Dewasa : Gara-gara Facebook
| < Prev | Next > |
|---|
CeritaCeritaKu.Com




