Cerita Terbaru
- CERITA CINTA : KEKASIH TAK SAMPAI
- CERITA DEWASA : PAARTWENE
- CERITA CINTA : PURNAMA DI PELUPUK MATA
- CERITA DEWASA : CINTA BISU
- CERITA DEWASA : Cinta Sejati
- CERITA DEWASA : Tinggal Kenangan
- CERITA DEWASA : Terpisahnya Persabatan
- CERITA DEWASA : Penghianat Cinta
- CERITA DEWASA : Kenapa Kau Ambil Ke Dua Orang Tua Ku
- CERITA DEWASA : TAKDIR (True Story)
- CERITA DEWASA : JANJI MANIS
- CERITA CINTA : AKU INGIN DIA KEMBALI
- CERITA CINTA : DOA CINDY KEPADA MANTAN PACAR PLAYBOY (KISAH NYATA)
- CERITA DEWASA : TERPISAHNYA PERSAHABATAN
- CERITA DEWASA : DOLLY
- CERITA CINTA : PENGHIANAT CINTA
- CERITA DEWASA : Mata Cinta Kasih dari Surga
- CERITA CINTA : Karena Cinta Sejati, Vino Tidak Jadi Pergi
- CERITA CINTA : HUJAN DI BULAN JANUARI
- CERITA DEWASA : MALAM MINGGU KELABU
- CERITA DEWASA : DUA CINTA
- CERITA DEWASA : GELISAH SI CANTIK NESSA YANG PUTIH MULUS DAN SEXY
- CERITA DEWASA : MENCINTAIMU...
- CERITA DEWASA : MISTERI CINTA SESAAT
- CERITA DEWASA : ALWAYS IN LOVE
- CERITA DEWASA : BAU BADAN... OH NO !!!
- CERITA DEWASA : TERSENYUMLAH UNTUKKU
- CERITA DEWASA : KEPENTOK CINTA KAKAK KELAS
- CERITA DEWASA : GARA-GARA FACEBOOK (KISAH NYATA)
- CERITA DEWASA : CARIIN GUE COWOK !!!

Sponsor Kami #2
Iklan Link
Peluang Usaha, Dicari Agent
Umrah Travel dan Haji Plus Travel Agent
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
CERITA DEWASA : MISTERI CINTA SESAAT
Last Updated on Friday, 17 September 2010 09:23 Written by Administrator Tuesday, 31 August 2010 12:48
“Di sebuah malam yang dingin dan angin bertiup sangat kencang dan pohon-pohon berguguran, tiba-tiba ada sesosok cewe yang berambut panjang sambil menangis dan dia membuat tiga orang cowo yang melintasi jalan itu kaget, tiga cowo itupun berteriak Hantu…….. Karena dia muncul dimalam hari sambil menangis dan rambutnya pun panjang jadi tiga cowo itu mengira bahwa dia hantu tapi akhirnya cewe itupun menjelaskan bahwa dia bukan hantu. Si cewe pun mulai bercerita bahwa ia nyasar dan tidak tau arah pulang karena hari tampak gelap cuaca pun tidak mendukung karena hujan begitu deras dan dia tidak tahu harus kemana karena dia disini tidak punya siapa-siapa.”
“ Akhirnya dia terpaksa berteduh dibawah pohan yang sangat rimba dan gelap itu. Tiga cowo itu pun bersedia membantunya dan ingin sekali mengantarnya pulang tetapi karena waktu sudah malam dan cuaca tidak mendukung si gadis pun akhirnya dibawa ke tempat dimana cowo itu tinggal untuk sementara waktu. Sesampainya di sana mereka pun memperkenalkan diri mereka satu persatu.”
” Riky: Perkenalkan nama saya Riky.”
” Robin: Perkenalkan saya Robin.”
” Reno: Dan perkenalkan saya Reno. dan kamu??”
” Reva: Aku Reva.”
” Robin: Kalau boleh saya tahu kamu tinggal di mana?”
” Reva: Aku tinggal di daerah Tebet, tetapi aku baru saja tiba dari semarang dan kedatangan aku kemari aku ingin ke tempat saudraku yang di tebet untuk melanjutkan kuliah.”
” Robin: Oh, jadi kamu belum tahu daerah sini donk yach???”
” Reva: Iyach,,, kalau boleh saya tahu juga kamu dan teman-teman kamu tinggal disini sudah lama bukan, dan kegiatan kalian apah sekarang??”
” Ohhh,,, kami tinggal disini sudah lumayan lama kira-kira sudah mau hampir empat tahun kami tinggal disini dan bekerja disalah satu perusahaan di Jakarta. Jawab mereka bertiga serentak.”
” Mereka semua pun mengakrabkan diri satu sama lain dan begitu akrab walaupun mereka barusaja kenal tetapi mereka sudah kelihatan sudah kenal lama....”
” Keesokan harinya reva pun sudah bangun pagi-pagi sekali dan sudah menyiapkan makanan untuk tiga cwo itu.”
” Reva: Bangun....bangun.... sudah pagi, ayo sarapan...”
“ Reva: Aduh kalian ini susah sekali sich dibanguninya, nanti kalian kesiangan louch.... ucap Reva sambil berteriak kencang supaya mereka semua bangun.”
“ Reno: Aduh Reva ini bawel sekali sebantar lagi saya juga akan bangun... ucap Reno sambil mengucak-ucak matanya..”
“ Reva: Bukanya gitu kalian semuakan sekarang sedang masuk pagi dan kelihatannya juga mendung kalau kalian tidak segera berangkat nanti kalian akan kehujanan.”
” Reno: Ok..ok.. aku bangun yach sudah aku mandi dulu.”
” Robin: Reva....Reva... panggil Robin untuk Reva dan menanyakan makanan siapa inich dimeja makan sudah rapi???”
” Reva: Ini makanan untuk kalian semua, ucap Reva dengan halus dan lembut.”
” Robin: Wah ternyata ngga sia-sia aku bawa kamu kesini Va ternyata kamu pintar masak juga ya, sudah mana cantik rajin pula, puji Robin kepada Reva.”
” Reva: Bisa saja kau ini Rob bikin aku terbang saja kau...hehehe”
” Robin: Ya udah Va gw mandi dulu yach...”
” Reva: Ok dech,, gidah mandi sono yang bersih + wangi yach.”
” Mereka semua pun bersiap-siap untuk berangkat kerja sesudah memakan sarapan yang dibuat sama Reva, dan mereka pun pamit untuk berangkat... Sesampainya mereka ditempat kerja mereka sangat senang dengan keberadaan Reva yang sangat membantunya dan baik sekali dalam segala hal, bukan berarti mereka memanfaatkan Reva ya tetapi mereka senang sekali baru kali ini mereka merasa ada perempuan yang bisa mengerti mereka satu sama lain...”
” Robin: Ya ampun kenapa perasaan gw kaya gini yach sebelumnya gw ngga kaya gini-gini amat dech kalau ketemu cewe, baru kali ini gw merasa care bangat sama Reva??? Udah Reva cantik, baik, sabar, penyayang, lembut pokoknya semua-muanya dech yang bagus untuk Reva. Ucap Robin dalam hati.”
” Riky: Woy Rob diem bae loe yach,, nape loe kaya orang kesambet aje dech.”
” Robin: Ah,,, diem loe ganggu orang lagi enak-enak aj loe mah,, ”
” Riky: Lah ngapa enak apaan maksud loe,, oohhh gw tau,, gw tahu pasti loe gi ngelamunin yang jorok-jorok yach. Apal banget dah ah gw mah, ucap Riky sambil bercanda”
” Robin: Nah,, Ntu loe tahu..... Hahahaha”
” Riky: Dasar sakit loe,, ”
” Robin: Lah abis loenya aja yang aneh udah tau gw lagi enak-enak malah loe gangguin.”
” Riky: oh ya Rob besok bantu gw beliin baju ya??”
” Robin: Baju,,,, ngga salah,,, untuk siapa??”
” Riky: Ennga,, untuk siapa saja boleh...hehehe”
” Robin: Songgong loe ditanya bener juga,, malah ngeledek...”
” Riky: Iya,,, iya tahu saya mengerti, pokoknya adalah untuk seseorang yang udah baik banget sama gw...”
” Robin: Siapa sich bikin penasaran aja??”
” Riky: Ya sudahlah nanti juga loe bakal tahu, siapa-siapanya..?? Ok, yang sabar saja.... Hehehehe”
” Robin: iya,, Ok aja lah dari pada gw bonyok ya kan.”
” Robin: Nah gitu donk,, itu baru temen gw... Hohoho”
” Hari sudah sore dan mereka semua pun beranjak untuk pulang ke rumah, sesampainya dirumah mereka semua pun tidak sabar untuk menemui Reva dan ternyata sesampainya di sana mereka semua melihat Reva sudah tidak ada dan mereka semua kaget dimana perginya Reva??”
” Mereka berteriak..teriak dan panik memanggil Reva dan kelihatan sangat kehilangan Reva sekali kalau benar Reva sudah meninggalkan tempat ini dan ngga akan mungkin kembali lagi untuk bertemu mereka.”
” Robin: Ky kita harus cari Reva Ky,, cari Reva, gw takut dia kenapa-kenapa Ky???”
” Riky: Iya gw ngerti tapi kita cari Reva di mana???”
” Reno: Gw juga ngerti ya Rob kenapa jadi loe panik banget ya sama Reva,, Ap jangan-jangan loe suka sama dia???”
” Robin: Apa-apaan sich loe semua ngga mungkin lah gw suka sama dia sedangkan gw aja baru kenal dia kemaren malam masa iya gw udah suka sama dia,, ngarang aja loe pada?? Ucap Robin dengan dek-dekkan.”
” Riky: Gw sempet heran juga sich sama Reva sejak gw ketemu dia dari awal perasaan gw juga ngga enak, kaya ada sesuatu yang aneh dalam Diri Reva?”
” Reno: Kok loe bisa ngomong gitu juga Ky, gw sich dari awalnya juga udah punya perasaan ngga enak sama Reva cuma ngga terlalu gw rasain banget karena dia udah baik banget sama kita walaupun hanya satu malam dia ngebantu kita tapi perasaan gw kaya udah pernah kenal deket banget sama Reva.”
” Riky: Gimana kalau cari tahu Reva itu sebenarnya siapa dan kenapa tiba-tiba dia muncul???”
” Reno: Untuk apa bukan hanya buang-buang waktu saja yach???”
” Riky: Dari tadi gw liat kayanya loe diam saja tak bersuara sama sekali ngga biasanya loe kaya gini baru ditinggal Reva sehari aja udah merenggut aja,, apa lagi ngga ketemu-ketemu tahu dah loe ntar jadi apa,,, hehehe.”
” Reno: Iya loe,, ngga biasa-biasanya kaya gini... Jangan bilang loe jatuh cinta sama Reva cuma dengan pandangan pertama dan itu juga malam doank,,,,??”
” Robin: Jujur gw dah suka banget sama dia sejak gw ketemu dia dan dimata gw itu dia beda dari yang lain, gw juga binggung kenapa perasaan ini bisa timbul.”
” Riky: Ya sudah Rob Reva sudah pergi dan ngga akan mungkin banget dia balik lagi kesini.”
” Robin: Tapi yang buat gw aneh kenapa dia pergi ngga bilang-bilang sama kita atau pamit’”
” Reno: Ya ampun mungkin dia sedang buru-buru jadi ngga sempet pamit atau kabarin kita.”
” Riky: Loe yang sabar ya Rob, gw yakin kok kalau emang Reva jodoh loe atau Reva punya perasaan yang sama ntuk loe dia ngga akan pernah pergi dari hidup loe dan dia bakal kembali buat loe lagi.”
” Robin: Tapi sampai kapan gw harus nunggu itu semua, oh iya gw punya ide dan gw butuh banget bantuan loe semua untuk cari tahu siapa sebenernya Reva.”
” Riky&Reno: Gw sich bisa aja bantu loe tapi mau cari tahu di mana kita Cuma tahu namanya aja, udah gitu pas kemaren dia Cuma bilang dia tinggal tibet untuk ngelajutin kuliahnya dan dulunya dia anak semarang. Itu doank apah cukup???"
” Robin: Ya itu juga udah cukup nanti tinggal kita tanya-tanya lagi sama orang-orang yang tinggal disana??”
” Reno: Ya sudah tunggu apa lagi, mari kita bersiap-siap untuk melanjutkan ke tujuan berikutnya,, hohoho..”
” Riky: Masih aja loe sempet-sempetnya bercanda ye Ren, dasar Sakit-sakit.”
” Reno: Siapa yang sakit?”
” Riky: Loe lah Bodoh,,, hohoho.”
” Reno: Ya... Ya,,, apa kata loe lah, ya udah buru jadi tidak kita berpetualang??”
” Robin: Ya pasti jadi lah.”
” Di perjalanan mereka pun tampak bahagia karena mereka tidak sabar untuk mempertemukan Robin dan Reva kembali, disepanjang jalan mereka mengejek Robin abis-abisan sampai muka Robin merah sekali seperti udang rebus...”
” Hohoho,,, Robin ku cayang apa kabar mu, aku kangen dech sama kamu??, ejek teman-temannya,,,”
” Robin: udah dech ngga usah pada bawel, kenapa ngiri yach sama saya karena sebentar lagi ingin dipertemukan dengan cewe cantik lagi.. Hehehe”
” Riky: Dich Nazziz loe PD gila emang loe fikir kita apakah.”
” Robin; Ky.. Ky kaya lekong ngga laku tahu ngga loe??”
” Riky: Biarin aja kita lekong dari pada situ bagong.”
” Reno: Udah-udah bercandanya ntar lagi, bentar lagi udah mau nyampe tujuan nich kita.”
” Robin: Okray.”
” Sesampainya disana mereka pun mulai mencari tahu tentang siapa sebenarnya Reva dan tinggal dengan siapa Reva di semarang, ketika Robin hendak mengambil handuk kecilnya jatuh dijalan dia melihat sekelejepan bayangan Reva menghampirinya. Tetapi anehnya temannya tidak ada yang melihat padahal mereka bersamaan dengan Robin, Robin hanya terpaku dan tidak bisa berkata apa-apa lagi. Perasaan Robin pun mulai tidak enak dia merasa tambah bunggung dan aneh sebanernya Reva itu masih hidup atau tidak???”
” Hari demi hari akhirnya mulai terungkap siapa Reva sebenarnya dan mengapa Reva bisa jadi seperti itu??”
” jadi begini ceritanya, pada suatu hari Reva berjalan di tengah malam yang sepi dan dia bertemu dengan sesosok cowo yang bernama Robi. Robi itu sangat baik dan dia mirip sekali dengan Robin. Mengapa bisa mirip karena memang dia saudara kembar yang dipisahkan sejak ia lahir dan hingga sekarang dia besar dia belum pernah dipertemukan karena Robi sejak lahir dibawa dengan neneknya di suatu desa. Sedangkan Robin dia tinggal dengan papa&mamanya dikota dan pada saat itu pula terdengar kabar bahwa desa yang ditinggali oleh Robi itu terbakar dan tidak ada satu warga pun yang selamat dalam peristiwa kebakaran tersebut, tetapi ternyata salah Robi dan neneknya selamat dan hanyut ke desa yang cukup jauh dari peristiwa tersebut. Dan disitu Mama&papanya Robi dan Robin mengira bahwa robi telah tiada bersama neneknya diperistiwa kebakaran itu.”
” Dan pada sampai akhirnya Robi dipertemukan dengan Reva yaitu belahan jiwanya dan mereka pun dipersatukan untuk kepernikahan dan hidup bahagia, pada suatu ketika ada penjahat yang ingin menghancurkan kebahagian Reva dan Robi karena mereka iri. Robo dan Reva seseorang yang kaya dan murah hati tetapi banyak orang yang tidak suka melihatnya karena mereka merasa tidak perlu dikasihani, sampai akhirnya mereka berencana untuk mebunuh keluarga mereka. Malam pun tiba dan suasana malam mulai sepi satu persatu warga mulai memasuki rumahnya untuk beristirahat. Dan pada saat itu ada suara triakan kencang dari arah rumah Robi&Reva yang nyaris dibunuh oleh orang yang tidak suka dengannya dan ingin menguasai hartanya sampainya warga menghampiri rumah Robi&Reva robi pun sudah tidak bernyawa lagi dan Reva hilang entah dimana. Sampai 3bulan lamanya kejadian itu berlalu reva masih hidup dan berniat untuk membalaskan dedamnya karena begitu tega membunuh suaminya dan menghancurkan semuanya. Reva akhirnya berburu dan dia memiliki ilmu yang bisa membuat dirinya selalu cantik dan abadi sampai dia bisa membalaskan dendamnya itu.”
“ Reva pun dipertemukan oleh Robin yang mirip sekali dengan suaminya, tetapi Reva tidak bisa memilikinya karena dia sudah berjanji tidak akan mencintai manusia karena hidupnya sudah berbeda. Tetapi kenyataan itu terbalik Reva pun jatuh cinta kepada Robin, karena Reva melanggar itu semua akhirnya Reva pun tidak bisa membalaskan dendamnya,”
“ Suatu ketika Robin dan teman-temanya pun sudah tau siapa sebenernya Reva dan mulai mencarinya untuk mengikhlaskan apa yang terjadi dan memberhentikan balas dendamnya agar Reva tenang dialam yang ia huni sekarang, di suatu malam ia pun dan warga dipertemukan dengan hantu Reva tersebut dan reva pun tidak akan pernah mau berhenti untuk membalaskan dendam suaminya yang telah dibunuh dan membuat keluarga mereka berantakkan.”
“ Robin: Reva aku mohon sama kamu jangan pernah ganggu ketenangan kita lagi, aku tahu kamu cinta sama suami kamu dan aku tahu kamu pasti marah bangat karena mereka telah menghancurkan keluargamu. Tapi aku mohon hentikan semua ini,, aku mohon Reva,,,,”
“ Riky: Iya Va, kita semua sayang sama kamu dan kembalilah kealam mu.”
“ Reno: ayolah Va kita semua mohon, kamu kembali kealammu dengan tenang.”
“ Reva: Aku sudah berjanji kepada suamiku seandainya memang kalau aku harus kembali aku harus membunuh para penjahat itu yang telah menghancurkan rumah tanggaku.”
“ Robin: Tapi itu tak ada gunanya Va, semua sudah terjadi dan kamu harus menerima itu.”
” Reva: Apa katamu aku harus menerima semuanya, asal kamu tahu gara-gara mereka suamiku meninggal, gara-gara mereka juga aku kehilangan anak yang ada digandunganku, dan gara-gara mereka juga hidup keluargaku hancur. Apa aku harus memaafkan mereka.”
” Robin: Iya aku ngerti, tapi apa dengan membalaskan dendam suamimu, suamimu akan kembali dan hidup keluargamu akan kembali lagi juga?? Ngga Va justru itu hanya menambah bebanmu saja. Jadi aku mohon lupain semuanya.”
” Reva: Maafin aku Rob, aku memang mencintaimu karena kau mirip sekali dengan suamik, tapi bukan berarti aku harus menuruti semua perkataanmu.”
” Robin: lalu bagaimana dengan nasib mereka semua yang tak pernah mengusik dan menghancurkan keluargamu??”
” Reva: Aku janji apabila dendamku sudah terbalaskan aku akan kembali dan tidak akan pernah mengganggu ketenangan kalian lagi.”
” Reva pun langsung pergi meninggalkan tempat itu, dan kembali lagi untuk meneruskan dendamnya, sesampainya Reva ketempat seseorang yang telah menghancurkan keluarganya Reva pun berniat untuk membunuh mereka semua. Dalam keluarga itu ada dua anak yang masih bayi karena mereka baru saja melahirkan putra kembarnya. Tetapi Reva tidak peduli dia tidak mau ada satu seorang pun dalam keluarga mereka yang hidup karena mereka sudah menghancurkan semuanya.”
” Reva pun langsung membunuh bapak dan ibu dari dua anak itu, dan mereka pun mati. Ketika Reva ingin membunuh bayi kembar itu Robin dan teman-temanya datang dan segera menyelamatkan bayi yang tak berdosa itu. Tapi sayang ketika Reva ingin membunuh bayi tersebut Robin menyelamatkannya dan akhirnya Robin yang terbunuh pada saat menyelamatkan bayi yang tak berdosa itu.”
” Reva pun sangat menyesal karena dia sudah membunuh Robin adik dari suaminya karena dendamnya itu, akhirnya Reva pun kembali kealamnya dengan tenang dan keadaan dilingkungan sekitar pun tentram.”
Lihat Juga cerita cerita dewasa Rekomendasi dari Kami :
>> Cerita Cerita Ku : Cerita Dewasa : Mencintaimu
>> Cerita Cerita Ku : Cerita Dewasa : Always in Love
>> Cerita Cerita Ku : Cerita Dewasa : Kepentok Cinta Kakak Kelas
>> Cerita Cerita Ku : Cerita Dewasa : Angel yang Cantik Sekali
>> Cerita Cerita Ku : Cerita Dewasa : Jamilah Anak Betawi
>> Cerita Cerita Ku : Cerita Dewasa : Hari Pertama Gw Jalan Sama Dia
>> Cerita Cerita Ku : Cerita Dewasa : Sepinya Kelas Qu
>> Cerita Cerita Ku : Cerita Dewasa : Kehidupan Seorang Play Girls
>> Cerita Cerita Ku : Cerita Dewasa : Kenangan Terindah
>> Cerita Cerita Ku : Cerita Dewasa : Stasiun Kereta Api
>> Cerita Cerita Ku : Cerita Dewasa : Gara-gara Facebook
| < Prev | Next > |
|---|
CeritaCeritaKu.Com




