Cerita Terbaru
- CERITA CINTA : KEKASIH TAK SAMPAI
- CERITA DEWASA : PAARTWENE
- CERITA CINTA : PURNAMA DI PELUPUK MATA
- CERITA DEWASA : CINTA BISU
- CERITA DEWASA : Cinta Sejati
- CERITA DEWASA : Tinggal Kenangan
- CERITA DEWASA : Terpisahnya Persabatan
- CERITA DEWASA : Penghianat Cinta
- CERITA DEWASA : Kenapa Kau Ambil Ke Dua Orang Tua Ku
- CERITA DEWASA : TAKDIR (True Story)
- CERITA DEWASA : JANJI MANIS
- CERITA CINTA : AKU INGIN DIA KEMBALI
- CERITA CINTA : DOA CINDY KEPADA MANTAN PACAR PLAYBOY (KISAH NYATA)
- CERITA DEWASA : TERPISAHNYA PERSAHABATAN
- CERITA DEWASA : DOLLY
- CERITA CINTA : PENGHIANAT CINTA
- CERITA DEWASA : Mata Cinta Kasih dari Surga
- CERITA CINTA : Karena Cinta Sejati, Vino Tidak Jadi Pergi
- CERITA CINTA : HUJAN DI BULAN JANUARI
- CERITA DEWASA : MALAM MINGGU KELABU
- CERITA DEWASA : DUA CINTA
- CERITA DEWASA : GELISAH SI CANTIK NESSA YANG PUTIH MULUS DAN SEXY
- CERITA DEWASA : MENCINTAIMU...
- CERITA DEWASA : MISTERI CINTA SESAAT
- CERITA DEWASA : ALWAYS IN LOVE
- CERITA DEWASA : BAU BADAN... OH NO !!!
- CERITA DEWASA : TERSENYUMLAH UNTUKKU
- CERITA DEWASA : KEPENTOK CINTA KAKAK KELAS
- CERITA DEWASA : GARA-GARA FACEBOOK (KISAH NYATA)
- CERITA DEWASA : CARIIN GUE COWOK !!!
AdsSpy: 18 sites by this AdSense ID 

Sponsor Kami #2
Iklan Link
Peluang Usaha, Dicari Agent
Umrah Travel dan Haji Plus Travel Agent
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
Cerita Dewasa
Last Updated on Tuesday, 23 August 2011 14:40
Written by Administrator
Tuesday, 23 August 2011 14:25

Kisah ini berawal di sebuah negeri yang damai dan indah, bernama Paartwene. Layaknya negeri dongeng, negeri ini mempunyai sebuah istana yang dipimpin oleh seorang raja dan ratu.
Pada saat itu, Ratu Mandy sedang hamil tua, kelahiran sang pewaris tahta tinggal menghitung hari saja. Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba, di suatu malam, sang ratu akhirnya melahirkan. Namun celakanya, sang ratu melahirkan putri kembar. Menurut kepercayaan Paartwene, melahirkan anak kembar merupakan sebuah pertanda buruk, sehingga sudah menjadi tradisi bagi istana, untuk membunuh salah satu dari anak kembar yang dilahirkan.
Mengetahui hal tersebut, hati sang ratu menjadi sangat sedih. Ia tidak rela bila harus membunuh salah satu dari anaknya yang sudah ia kandung. Akhirnya sang ratu memutuskan untuk merahasiakan kelahiran anaknya yang kembar itu, dan meminta agar sang bidan membawa salah satu dari anak kembar tersebut untuk dirawat. Meskipun berat namun sang bidan menyanggupi permintaan sang ratu.
Malam itu juga dikumandangkan berita bahagia mengenai kelahiran seorang putri bagi istana dan tentu saja berita ini membuat Raja Steeven dan seluruh negeri bahagia, kecuali sang ratu. Ratu Mandy masih bersedih karena ia harus merelakan salah satu putrinya pergi demi menyelamatkan hidup putri tercintanya.
Tujuh belas tahun kemudian, rahasia itu masih tertutup rapi. Dan kedua putri sudah tumbuh besar menjadi remaja yang cantik. Putri Anna yang tinggal di dalam istana, tumbuh menjadi perempuan yang cantik nan anggun, sedangkan putri Adeline yang tumbuh di luar istana, tumbuh menjadi perempuan yang cantik dan tangguh. Sifat mereka memang berbeda, namun wajah mereka begitu mirip. Sehingga sang ratu sangat mengusahakan agar mereka berdua tidak bertemu, karena dapat mengundang kecurigaan siapapun.
Maka di hari ulang tahun mereka yang ke tujuh belas, Adeline dan sang bidan yang sudah ia anggap sebagai ibu kandungnya sendiri, pergi ke sebuah pondok di hutan dengan alasan mereka akan pindah disana untuk sementara waktu, mencari suasana baru. Karena pada hari yang sama istana akan mengadakan sebuah perayaan besar sebagai pesta hari ulang tahun sang putri yang ke tujuh belas, di pesta itu pula Putri Anna akan tampil ke publik untuk pertama kalinya.
Sesampainya sang bidan dan Adelaine di pondok tersebut, mereka membuat kue ulang tahun bersama, Adelaine merasa bahagia, ia sama sekali tidak menaruh curiga dengan keadaan yang sebenarnya sudah diatur sebelumnya. Tepat di tengah malam saat Adelaine dan bidan sudah tertidur lelap, Adelaine terbangun dan melihat kilatan kembang api dari kejauhan. Karena penasaran, ia keluar dari pondok dan berusaha mencari tahu asal kilatan indah itu. Langkah kakinya membawa Adelaine ke tepi bukit, sesampainya ia di sana, rasa penasaran Adelaine terjawab. Ternyata kilatan-kilatan itu berasal dari istana.
Di pagi hari Adelaine mengatakan bahwa ia melihat kilatan indah dari tepi bukit semalaman. Sang bidan terkejut, namun berusaha tenang dan tidak peduli. Tapi Adelaine lalu bertanya, ”Sebenarnya kemarin malam itu ada perayaan apa di istana, mengapa kita tidak ikut merayakannya?”. Pertanyaan itu dijawab dengan sedikit gugup oleh si bidan ”Karena kemarin adalah hari ulang tahun mu, aku rasa itu lebih penting dari pada perayaan di istana itu.” Setelah menjawab pertanyaan itu, sang bidan langsung pergi ke luar untuk mencari buah untuk mereka makan hari itu, dan tinggalah Adelaine seorang diri di pondok tersebut.
Entah mengapa Adelaine masih sangat penasaran dengan perayaan apa yang diadakan istana tadi malam, Adelaine pun pergi ke desa untuk mencari tahu. Namun di tengah perjalanan, Adelaine tersesat dan malah tiba di sebuah taman yang sangat indah. Yang tanpa diketahuinnya, taman tersebut adalah taman belakang istana.
Di hari yang sama, ternyata Putri Anna sedang berkuda di taman. Saat awal berpapasan, Adelaine dan Anna seperti becermin, mereka bingung karena wajah mereka begitu mirip. Anna yang mengenakan kerudung, langsung membukanya dan memastikan, bahwa mereka berdua itu nyata dan tidak sedang bermimpi. Setelah sama-sama terkejut, mereka akhirnya berbincang-bincang sejenak. Dari perbincangan itu, mereka terkejut karena ternyata mereka berulang tahun di hari yang sama pula, dan Adelaine mengetahui bahwa perayaan istana yang diadakan kemarin adalah perayaan ulang tahun sang putri.
Namun mereka tidak merasa curiga dengan setiap kesamaan yang mereka miliki. Mereka menganggap hal itu sebagai sebuah kebetulan, dan melalui obrolan singkat itu, mereka menjadi sangat akrab bahkan berjanji untuk bertemu kembali.
Sebelum sang bidan tiba, Adelaine sudah sampai di pondok terlebih dahulu sehingga tidak mengundang rasa curiga. Di setiap pagi, minggu ke tiga tepat di hari berkuda, Anna dan Adelaine bertemu dan bermain bersama. Setelah cukup lama mengenal satu sama lain, Anna mengundang Adelaine untuk makan bersamanya di dalam istana, sekaligus bermaksud mengenalkannya dengan sang raja dan ratu. Sebelum mengenalkan Adelaine, Anna menceritakan kepada ibunya, Ratu Mandy bahwa ia bertemu dengan seseorang yang sangat mirip dengannya di taman belakang saat ia sedang berkuda, dan bermaksud membawanya ke istana untuk menjamunya makan malam.
Ratu Mandy sangat terkejut mendengar hal itu, ia segera mengatur pertemuan dengan sang bidan, dan memerintahkan untuk menjauhkan keduanya secepat mungkin. Sang bidan pun meminta Adelaine untuk ikut pergi bersamanya ke negeri seberang. Sementara sang ratu meminta Anna untuk tidak bertemu lagi dengan Adelaine. Tapi Adelaine dan Anna menolak, mereka merasa ada yang tidak beres, dan sepakat untuk melarikan diri bersama.
Mereka berjanji untuk bertemu di perbatasan desa. Mengetahui bahwa Anna melarikan diri dari istana, sang ratu bersama dengan para pengawal kepercayaanya pergi mencari mereka berdua. Setelah seharian mencari, akhirnya berhasil menemukan kedua putri itu. Lalu akhirnya sang ratu memutuskan untuk menceritakan kenyataanya pada kedua putrinya dan mengajak mereka ke suatu goa. Di dalam goa itu terdapat sebuah batu yang bersinar. Batu tersebut adalah batu harapan, dimana setiap anak kembar harus dibunuh di depan batu ini sebagai tanda perdamaian dengan alam semesta. Sang ratu memutuskan untuk memberi tahu mereka, alasan memisahkan mereka berdua saat dilahirkan dulu. Anna dan Adelaine tentu merasa sangat sedih, karena mereka sudah sangat saling menyayangi dan tidak bisa dipisahkan.
Sang ratu pun sudah tidak dapat berbuat apa-apa lagi, semuanya seperti sudah ditakdirkan, dan mempertahankan mereka berdua untuk tetap hidup adalah sebuah kuputusan yang salah dan melanggar hukum.
Pada saat itu pula, sang ratu akhirnya berdoa dengan para leluhur meminta petunjuk, ia menyerahkan kedua putrinya itu, dan merelakan salah satu dari mereka untuk diambil darinya. Sebelum itu, Ratu Mandy memeluk kedua putrinya itu, seakan tidak rela melepaskan mereka. Sambil tetap memeluk kedua putrinya itu, mereka bertiga berdiri di depan batu harapan, mereka memejamkan mata, tidak ingin melihat apa yang terjadi kelak. Disaat bersamaan muncul kilatan-kilatan dari batu tersebut yang meyambar. Setelah kilatan itu mereda, perlahan mereka membuka mata.
Tapi ternyata, tidak ada satupun dari mereka yang pergi. Mereka tetap bertiga tanpa kurang satu apapun. Ternyata para leluhur merasa tersentuh dengan rasa cinta yang dimiliki oleh kedua putri kembar tersebut. Sehingga memutuskan agar mereka tetap hidup, dan masing-masing, salah satu lengan mereka diberi tanda kilatan yang menandakan agar mereka dibiarkan hidup.
Adelaine dan Anna hidup bahagia bersama di istana. Tidak ada musibah yang terjadi di Paartwene karena kehadiran putri kembar itu. Semenjak saat itu hukum di Paartwene berubah, kehadiran anak kembar tidak lagi menjadi sebuah masalah besar. Dan dibuatlah patung Anna dan Adelaine di pusat desa sebagai tanda perdamaian dan kasih.
Last Updated on Tuesday, 30 November 1999 07:00
Written by Administrator
Friday, 01 July 2011 10:54
Di sebuah yayasan yatim piatu, ada seorang anak laki-laki dan perempuan bernama Roni dan Lina, mereka selalu bersama. Roni adalah anak laki-laki yang sangat gemar bernyanyi, ia bercita-cita untuk menjadi seorang bintang kelak. Sedangkan Lina adalah seorang anak perempuan yang bisu, sebelum kedatangan Roni, Lina selalu murung dan tak ada yang mau bermain dengannya.
Suatu hari, Roni berniat untuk meninggalkan yayasan dan pergi ke kota untuk mengejar impiannya menjadi seorang penyanyi. Namun ia berjanji pada Lina, bahwa ia akan kembali setelah ia sukses nanti untuk menjemput Lina dan membawanya keluar dari yayasan itu.
Setelah lima tahun berlalu, tidak ada kabar dari Roni. Lina yang menunggu tanpa kepastian akhirnya memutuskan untuk menyusul Roni ke kota. Walau tanpa berbekal uang dan informasi cukup untuk mencari Roni, Lina tetap nekat untuk menemukan Roni seorang diri, dengan bermodalkan buku tulis dan alat tulis sebagai alat berkounikasi dengan orang lain.
Pergi ke kota adalah pengalaman pertama kali bagi Lina, bahkan ia tidak pernah menginjakkan kaki ke luar, sejak ia masuk ke yayasan tersebut. Meski ia merasa takut dan asing dengan dunia luar, Lina memiliki keyakinan bahwa ia pasti dapat menemukan Roni, karena kini Roni sudah begitu terkenal.
Begitu banyak orang yang menyelanya karena mengaku kenal seorang superstar seperti Roni. Alhasil setiap ia bertanya tentang keberadaan Roni, Lina tidak mendapatkan hasil apapun. Beruntung ia bertemu dengan seorang pemuda yang baik hati bernama Handy yang akhirnya menampung dan mau membantu Lina menemukan Roni.
Handy adalah pemilik sebuah kedai kecil di dekat stasiun kereta api, ia jatuh hati pada Lina semenjak pertama kali bertemu. Ia membantu Lina mencari tahu keberadaan Roni. Sampai-sampai akhirnya Handy mempelajari bahasa isyarat agar dapat berkomunikasi dengan Lina. Suatu hari mereka akhirnya mendapat kabar bahwa Roni akan pulang dari Amerika, sehingga Lina dan Handy berencana untuk menemuinya di bandara.
Bandara sangat ramai hari itu, suasana penuh sesak dengan para fans yang juga menanti kepulangan Roni dari luar negeri. Keadaan menjadi semakin ricuh dan tak terkendali ketika Roni menampakkan diri keluar dari pesawat, para fans berdesak-desakan. Sehingga sangat sulit bagi Lina untuk bertemu dengan Roni dalam keadaan yang seperti itu. Meskipun begitu Lina tidak menyerah, ia tetap berusaha agar dapat bertemu dengan Roni.
Setelah berminggu-minggu berusaha tanpa hasil, Lina mulai putus asa, entah kapan ia dapat bertemu dengan Roni. Ditambah lagi, Lina juga merasa tidak enak hati dengan Handy karena sudah menumpang dan banyak menyusahkannya. Lina mulai mencari kerja agar tidak terus bergantung dan menyusahkan Handy, ia pasrah tapi tetap berharap suatu hari nanti dapat bertemu dengan Roni.
Kini Lina bekerja sebagai perangkai bunga, di tengah keputusasaannya, suatu hari Lina mendapat tugas untuk mengantarkan bunga ke suatu apartment. siapa sangka bahwa pemilik apartment yang dimaksud adalah apartment milik Roni. Lina begitu senang karena akhirnya ia dapat bertemu dengan Roni. Roni tidak pernah menyangka bahwa Lina akan menyusulnya ke kota, dan Roni berpikir untuk meminta Lina untuk tinggal bersamanya.
Namun sebagai seorang superstar membuat keadaan menjadi tidak mudah, Selain mempertaruhkan reputasi Roni sebagai bintang, posisi Lina juga akan menjadi sulit, karena media pasti akan terus mencari berita tentang dirinya. Roni tetap bersi keras ingin menjaga Lina dan sangat berhati-hati agar media tidak mengetahui hubungan mereka.
Tak lama mereka bersama, sebuah media mendapati foto Roni dan Lina sedang bersama, beritanya pun cepat menyebar luas. Saat media mempertanyakan status mereka, Roni terpaksa menutupi status mereka dengan mengatakan bahwa Lina adalah adik kandungnya yang sudah lama terpisah. Tapi ternyata pengakuan Roni tidak menghentikan media untuk terus mencari tahu tentang Lina.
Semenjak itu, banyak hal-hal sulit yang harus Lina dan Roni lalui. Lina hampir menyerah dan berpikir untuk melepas Roni demi kebaikanya. Tapi Roni tidak ingin berpisah, dan malah melamar Lina. Roni tahu dampak perbuatannya itu terhadap kariernya, tapi ia bertekad untuk menerima apapun resiko yang akan ia terima atas tindakannya tersebut. .
Roni mempertaruhkan kariernya dan tetap melamar Lina, ia juga mengakui kepada media bahwa Lina adalah tunangannya. Berita tersebut membuat publik menjadi gempar, karier Roni semenjak itu juga tidak secerah dulu lagi.
Meskipun begitu, ia tetap dapat menjalankan profesinya sebagai penyanyi, Roni tidak merasa sedih, karena ia bisa tetap bernyanyi, dengan Lina yang sekarang selalu berada di sisinya.
Suatu hari, Roni berniat untuk meninggalkan yayasan dan pergi ke kota untuk mengejar impiannya menjadi seorang penyanyi. Namun ia berjanji pada Lina, bahwa ia akan kembali setelah ia sukses nanti untuk menjemput Lina dan membawanya keluar dari yayasan itu.
Setelah lima tahun berlalu, tidak ada kabar dari Roni. Lina yang menunggu tanpa kepastian akhirnya memutuskan untuk menyusul Roni ke kota. Walau tanpa berbekal uang dan informasi cukup untuk mencari Roni, Lina tetap nekat untuk menemukan Roni seorang diri, dengan bermodalkan buku tulis dan alat tulis sebagai alat berkounikasi dengan orang lain.
Pergi ke kota adalah pengalaman pertama kali bagi Lina, bahkan ia tidak pernah menginjakkan kaki ke luar, sejak ia masuk ke yayasan tersebut. Meski ia merasa takut dan asing dengan dunia luar, Lina memiliki keyakinan bahwa ia pasti dapat menemukan Roni, karena kini Roni sudah begitu terkenal.
Begitu banyak orang yang menyelanya karena mengaku kenal seorang superstar seperti Roni. Alhasil setiap ia bertanya tentang keberadaan Roni, Lina tidak mendapatkan hasil apapun. Beruntung ia bertemu dengan seorang pemuda yang baik hati bernama Handy yang akhirnya menampung dan mau membantu Lina menemukan Roni.
Handy adalah pemilik sebuah kedai kecil di dekat stasiun kereta api, ia jatuh hati pada Lina semenjak pertama kali bertemu. Ia membantu Lina mencari tahu keberadaan Roni. Sampai-sampai akhirnya Handy mempelajari bahasa isyarat agar dapat berkomunikasi dengan Lina. Suatu hari mereka akhirnya mendapat kabar bahwa Roni akan pulang dari Amerika, sehingga Lina dan Handy berencana untuk menemuinya di bandara.
Bandara sangat ramai hari itu, suasana penuh sesak dengan para fans yang juga menanti kepulangan Roni dari luar negeri. Keadaan menjadi semakin ricuh dan tak terkendali ketika Roni menampakkan diri keluar dari pesawat, para fans berdesak-desakan. Sehingga sangat sulit bagi Lina untuk bertemu dengan Roni dalam keadaan yang seperti itu. Meskipun begitu Lina tidak menyerah, ia tetap berusaha agar dapat bertemu dengan Roni.
Setelah berminggu-minggu berusaha tanpa hasil, Lina mulai putus asa, entah kapan ia dapat bertemu dengan Roni. Ditambah lagi, Lina juga merasa tidak enak hati dengan Handy karena sudah menumpang dan banyak menyusahkannya. Lina mulai mencari kerja agar tidak terus bergantung dan menyusahkan Handy, ia pasrah tapi tetap berharap suatu hari nanti dapat bertemu dengan Roni.
Kini Lina bekerja sebagai perangkai bunga, di tengah keputusasaannya, suatu hari Lina mendapat tugas untuk mengantarkan bunga ke suatu apartment. siapa sangka bahwa pemilik apartment yang dimaksud adalah apartment milik Roni. Lina begitu senang karena akhirnya ia dapat bertemu dengan Roni. Roni tidak pernah menyangka bahwa Lina akan menyusulnya ke kota, dan Roni berpikir untuk meminta Lina untuk tinggal bersamanya.
Namun sebagai seorang superstar membuat keadaan menjadi tidak mudah, Selain mempertaruhkan reputasi Roni sebagai bintang, posisi Lina juga akan menjadi sulit, karena media pasti akan terus mencari berita tentang dirinya. Roni tetap bersi keras ingin menjaga Lina dan sangat berhati-hati agar media tidak mengetahui hubungan mereka.
Tak lama mereka bersama, sebuah media mendapati foto Roni dan Lina sedang bersama, beritanya pun cepat menyebar luas. Saat media mempertanyakan status mereka, Roni terpaksa menutupi status mereka dengan mengatakan bahwa Lina adalah adik kandungnya yang sudah lama terpisah. Tapi ternyata pengakuan Roni tidak menghentikan media untuk terus mencari tahu tentang Lina.
Semenjak itu, banyak hal-hal sulit yang harus Lina dan Roni lalui. Lina hampir menyerah dan berpikir untuk melepas Roni demi kebaikanya. Tapi Roni tidak ingin berpisah, dan malah melamar Lina. Roni tahu dampak perbuatannya itu terhadap kariernya, tapi ia bertekad untuk menerima apapun resiko yang akan ia terima atas tindakannya tersebut. .
Roni mempertaruhkan kariernya dan tetap melamar Lina, ia juga mengakui kepada media bahwa Lina adalah tunangannya. Berita tersebut membuat publik menjadi gempar, karier Roni semenjak itu juga tidak secerah dulu lagi.
Meskipun begitu, ia tetap dapat menjalankan profesinya sebagai penyanyi, Roni tidak merasa sedih, karena ia bisa tetap bernyanyi, dengan Lina yang sekarang selalu berada di sisinya.
Last Updated on Tuesday, 30 November 1999 07:00
Written by Administrator
Tuesday, 24 May 2011 17:05
Ada seorang pasangan yang bernama Vino dan Vina. mereka berdua saling menyayangi dan mencintai. Mereka menjaga cintanya, hubungan mereka sangat romantis, Vino dan Vina selalu bersama-sama kemana pun mereka pergi, Vino anak kuliah sedangkan Vina anak sekolah, Vino sangat mencintai dan menyayangi begitu juga dengan Vina yang selalu sayang pada Vino.
Pada suatu hari Vino pergi jauh meninggal kan Vina untuk kuliah di luar negri.Vina sangat merasa kehilangan Vino karena Vino akan meninggalkan dirinya dengan waktu yang cukup lama, hati Vina saat itu sangat gelisah, apakah dia masih bisa bertemu dengan kekasihnya itu. Sebelum Vino pergi mereka saling berjanji untuk saling menjaga cintanya sampai akhirnya Vino kembali ke negeri ini, itu yang di janji kan mereka berdua sebelum keberangkataan Vino ke luar negri .
Pada pukul 08.00 Vino dan Vina serta keluarganya berangkat mengantarkan Vino ke bandara . Saat itu Vina hanya bisa terdiam dan meneteskan air matanya, dia hanya bilang “Vino kalau kamu sudah sampai disana hubungi aku dan jangan lupakan aku karena aku akan menunggu mu disini sampai kau kembali” Vino pun menjadi tidak tega untuk meninggalkan Vina yang begitu bersedih akan kepergiannya.
Hati Vino pun saat itu menjadi sangat bimbang akan kepergiannya yang akan meninggalkan Vina sendirian tanpa kehadirannya.Vina pun tak kuasa untuk meneteskan air matanya di depan Vino yang ingin pergi meninggalkannya, akhirnya pada saat itu tibalah keberangkatan Vino, “Vino hanya bisa mengucapkan aku akan jaga cinta ini sampai aku kembali dan kita akan hidup bersama sampai akhir hayat hidup kita.Vina pun hanya bisa bersedih dan mengeluarkan air mata yang tak henti-hentinya.
Akhirnya Vina kembali pulang bersama keluarga Vino. Disaat itu hati mereka sangat hancur dan sedih karena mereka akan berpisah dengan jarak yang begitu jauh dan waktu yang lama, Vino tak kuasa untuk meninggalkan Vina sampai akhirnya Vino memutuskan untuk tidak jadi pergi ke luar negri, Vino berlari mengejar Vina, disaat itu Vina baru saja ingin berangkat pulang kerumah dengan keluarga Vino.
Sesampai di mobil Vina melihat Vino yang sedang berlari menghampirinya.Vina hanya bisa tersenyum dan Vina langsung keluar dari mobil itu, sambil berlari menghampiri Vino, akhirnya Vino tidak jadi pergi meninggalkan Vina hati vina sangat gembira sekali karena kekasihnya tidak jadi pergi untuk meninggalkannya sendirian.
Mereka pun saat itu berjanji akan hidup bersama sampai akhir menjemput mereka. Walaupun umur mereka berbeda jauh tetapi mereka saling menyayangi dan menghargai. mereka pun merasa bahagia karena mereka memiliki cinta yang tulus dan sejati .
Pada suatu hari Vino pergi jauh meninggal kan Vina untuk kuliah di luar negri.Vina sangat merasa kehilangan Vino karena Vino akan meninggalkan dirinya dengan waktu yang cukup lama, hati Vina saat itu sangat gelisah, apakah dia masih bisa bertemu dengan kekasihnya itu. Sebelum Vino pergi mereka saling berjanji untuk saling menjaga cintanya sampai akhirnya Vino kembali ke negeri ini, itu yang di janji kan mereka berdua sebelum keberangkataan Vino ke luar negri .
Pada pukul 08.00 Vino dan Vina serta keluarganya berangkat mengantarkan Vino ke bandara . Saat itu Vina hanya bisa terdiam dan meneteskan air matanya, dia hanya bilang “Vino kalau kamu sudah sampai disana hubungi aku dan jangan lupakan aku karena aku akan menunggu mu disini sampai kau kembali” Vino pun menjadi tidak tega untuk meninggalkan Vina yang begitu bersedih akan kepergiannya.
Hati Vino pun saat itu menjadi sangat bimbang akan kepergiannya yang akan meninggalkan Vina sendirian tanpa kehadirannya.Vina pun tak kuasa untuk meneteskan air matanya di depan Vino yang ingin pergi meninggalkannya, akhirnya pada saat itu tibalah keberangkatan Vino, “Vino hanya bisa mengucapkan aku akan jaga cinta ini sampai aku kembali dan kita akan hidup bersama sampai akhir hayat hidup kita.Vina pun hanya bisa bersedih dan mengeluarkan air mata yang tak henti-hentinya.
Akhirnya Vina kembali pulang bersama keluarga Vino. Disaat itu hati mereka sangat hancur dan sedih karena mereka akan berpisah dengan jarak yang begitu jauh dan waktu yang lama, Vino tak kuasa untuk meninggalkan Vina sampai akhirnya Vino memutuskan untuk tidak jadi pergi ke luar negri, Vino berlari mengejar Vina, disaat itu Vina baru saja ingin berangkat pulang kerumah dengan keluarga Vino.
Sesampai di mobil Vina melihat Vino yang sedang berlari menghampirinya.Vina hanya bisa tersenyum dan Vina langsung keluar dari mobil itu, sambil berlari menghampiri Vino, akhirnya Vino tidak jadi pergi meninggalkan Vina hati vina sangat gembira sekali karena kekasihnya tidak jadi pergi untuk meninggalkannya sendirian.
Mereka pun saat itu berjanji akan hidup bersama sampai akhir menjemput mereka. Walaupun umur mereka berbeda jauh tetapi mereka saling menyayangi dan menghargai. mereka pun merasa bahagia karena mereka memiliki cinta yang tulus dan sejati .
Last Updated on Tuesday, 24 May 2011 17:05
Written by Administrator
Tuesday, 24 May 2011 17:03
Bella adalah perempuan yang di tinggalkan kekasihnya yang sudah hampir 4 tahun meninggalkan Bella dan tidak ada kabar sama sekali tentang pacarnya itu, pria yang telah meninggalkan Bella bertahun-tahun itu bernama Alvin, sekian lama Bella menunggu kehadiran sang kekasih yang telah pergi jauh meninggalkan ia begitu saja tanpa ada alasan yang jelas.
Bella selalu memikirkan kekasihnya setiap saat yang ia kenang hanyalah kenangan yang telah di berikan oleh kekasihya, semenjak kepergian Alvin, Bella menjadi pendiam dan sulit untuk di ajak ke luar rumah, Bella selalu mengurung dirinya di dalam kamar.
Pada hari minggu Bella mencoba untuk ke luar rumah, ia ingin melupakan Alvin sedikit demi sedikit agar ia tidak terpurung berlarut-larut dalam kesedihan. Bella sadar bahwa Alvin tidak akan pernah kembali lagi dengannya, bahkan sampai saat ini pun tidak ada kabar sama sekali tentang Alvin.
Bella hanya bisa pasrah, kalau memang ia harus kehilangan Alvin, dan ia mencoba untuk melupakannya, tapi hal itu tidak mudah untuk ia lakukan, karena Bella masih menyayangi Alvin dan mengharapkan agar Alvin dapat kembali lagi, tapi semua itu tidak mungkin terjadi padanya.
Akhirnya Bella memulai lembaran baru, ia memulai aktivitasnya kembali seperti semula.Bella pun sedikit demi sedikit sudah bisa melupakan alvin, ia sadar bahwa selama ini yang ia lakukan dan ia rasakan hanyalah membuat dirinya menderita, Bella mencoba membuka hatinya kembali, di saat ia membuka lembaran baru dan mencoba untuk melupakan alvin itu semua sangat asing bagi dirinya.
Pada suatu hari Bella bertemu dengan sahabatnya alvin, pada saat itu Bella sedang makan siang dan tidak sengaja Bella menumpahkan makanannya ke baju orang tersebut,
akhirnya Bella berkata “ maaf, saya tidak sengaja, kamu tidak apa-apa kan “ Bella sambil mengelap-ngelap baju orang yang sudah ia tumpahkan dengan makanannya. Orang itu berkata “ ohh tidak apa-apa ko”, mereka pun saling bertatapan dan Bella pun terkejut karena orang itu adalah sahabatnya alvin yaitu Tio, “ Ti...o loe Tio kan “ tanya Bella sambil terkejut, dan tio berkata “ loe Bella kan, apa kabar loe?” Bella pun mejawabnya” Ia , gua Bella , gua baik-baik saja ko”,
“ Ngapain loe di sini ?” tanya Tio
“ yah makan lah.” Jawab Bella
“ Loe sendirian ?” tanya tio
“ Ia, memang gua sendirian, memang gua sama siapa lagi coba.?”
“ loe, tidak makan siang bareng teman loe , ?” tanya Tio
“ Ohh, mereka lagi pada sibuk, jadinya gua sendirian deh.” jawab Bella
Akhirnya mereka berdua makan siang bersama, dan tidak lama kemudian Bella bertanya dengan Tio tentang ke beradaan Alvin , Tio pun disaat itu hanya bisa terdiam, dia tidak tahu harus mengatakan apa ke Bella tentang Alvin, Karena selama ini yang Tio tahu Alvin sudah menikah 3 tahun yang lalu dan bahkan dia sudah memiliki seorang anak, Tio pun tidak tega untuk mengatakan hal itu ke pada Bella.
Hati Tio benar-benar takut untuk mengatakannya, karena ia takut kalau nantinya Bella terkejut dan tidak bisa menerima kenyataan itu. Bella terus bertanya ke pada Tio, kemana Alvin dan ada di mana dia sekarang, Tio saat itu benar-benar bingung dan Tio berfikir “ apa gua harus jujur sama Bella tentang keberadaan Alvin, tapi gua takut nantinya Bella terkejut dan sakit hati, tapi kalau gua tidak bilang yang sesungguhnya gua kasian sama Bella, karena dia masih mengharapkan Alvin, duchh gua benar-benar bingung.” Tio benar-benar bingung pada saat itu, tapi Bella yang terus bertanya ke pada Tio dan memaksa Tio untuk mengatakan tentang Alvin, Terpaksa Tio mengatakan yang sebenarnya tentang alvin, karena dia kasian ke pada Bella yang masih mengharapkan Alvin kembali.
“ Bell, lebih baik loe lupakan Alvin deh.”tanya Tio sambil memegang tangan Bella
“ Memang kenapa dengan Alvin.?” jawab Bella dengan sedikit heran
“ Karena percuma Bell, loe mengharapkan alvin kembali dan menanyakan tentang dimana dia.” tanya Tio, dengan ekspresi wajah yang agak sedikit kasian dengan Bella
“ Emang kenapa, gua itu masih sayang sama dia, salah kalau gua menanyakan hal ini sama loe, karena hanya loe lah yang tahu dimana Alvin, dengan siapa lagi gua harus bertanya tentang Alvin selain sama loe, karena yang gua kenal teman Alvin cuma loe doang.Tio.” jawab Bella dengan penasaran ( ada apa sebenarnya dengan Alvin, sampai-sampai Tio berkata seperti itu sama gua)
“ Hilangin rasa sayang loe terhadap dia, karena dia sudah menikah 3 tahun yang lalu dan bahkan dia sudah memiliki seorang anak .”
“ Apa, gua tidak salah dengar kan, tidak mungkin, loe bercanda kan Tio.?” tanya Bella dengan terkejut saat mendengar ucapan yang keluar dari bibir Tio.
“ Gua serius, gua lagi enggak bercanda.?” jawab Tio
“ Kenapa Alvin tega sama gua, apa salah gua sama dia, sampai-sampai dia menghianati gua.” Bella dengan wajah yang begitu kecewa dan Bella tak kuasa untuk meneteskan air matanya.
Hati Bella saat itu benar-benar terpukul dan kecewa dengan mengetahui tentang seorang pria yang selama ini dia tunggu-tunggu dan ia harapkan, ternyata menghianati dirinya. Bella tidak menyangka Alvin bisa setega itu dengan dirinya, Bella sangat berterima kasih atas pemberitahuan Tio tentang sesungguhnya Alvin, tinggal kenangan saja yang di tinggalkan Alvin saat ini, yang membuat Bella sakit hati dan kecewa.
Bella selalu memikirkan kekasihnya setiap saat yang ia kenang hanyalah kenangan yang telah di berikan oleh kekasihya, semenjak kepergian Alvin, Bella menjadi pendiam dan sulit untuk di ajak ke luar rumah, Bella selalu mengurung dirinya di dalam kamar.
Pada hari minggu Bella mencoba untuk ke luar rumah, ia ingin melupakan Alvin sedikit demi sedikit agar ia tidak terpurung berlarut-larut dalam kesedihan. Bella sadar bahwa Alvin tidak akan pernah kembali lagi dengannya, bahkan sampai saat ini pun tidak ada kabar sama sekali tentang Alvin.
Bella hanya bisa pasrah, kalau memang ia harus kehilangan Alvin, dan ia mencoba untuk melupakannya, tapi hal itu tidak mudah untuk ia lakukan, karena Bella masih menyayangi Alvin dan mengharapkan agar Alvin dapat kembali lagi, tapi semua itu tidak mungkin terjadi padanya.
Akhirnya Bella memulai lembaran baru, ia memulai aktivitasnya kembali seperti semula.Bella pun sedikit demi sedikit sudah bisa melupakan alvin, ia sadar bahwa selama ini yang ia lakukan dan ia rasakan hanyalah membuat dirinya menderita, Bella mencoba membuka hatinya kembali, di saat ia membuka lembaran baru dan mencoba untuk melupakan alvin itu semua sangat asing bagi dirinya.
Pada suatu hari Bella bertemu dengan sahabatnya alvin, pada saat itu Bella sedang makan siang dan tidak sengaja Bella menumpahkan makanannya ke baju orang tersebut,
akhirnya Bella berkata “ maaf, saya tidak sengaja, kamu tidak apa-apa kan “ Bella sambil mengelap-ngelap baju orang yang sudah ia tumpahkan dengan makanannya. Orang itu berkata “ ohh tidak apa-apa ko”, mereka pun saling bertatapan dan Bella pun terkejut karena orang itu adalah sahabatnya alvin yaitu Tio, “ Ti...o loe Tio kan “ tanya Bella sambil terkejut, dan tio berkata “ loe Bella kan, apa kabar loe?” Bella pun mejawabnya” Ia , gua Bella , gua baik-baik saja ko”,
“ Ngapain loe di sini ?” tanya Tio
“ yah makan lah.” Jawab Bella
“ Loe sendirian ?” tanya tio
“ Ia, memang gua sendirian, memang gua sama siapa lagi coba.?”
“ loe, tidak makan siang bareng teman loe , ?” tanya Tio
“ Ohh, mereka lagi pada sibuk, jadinya gua sendirian deh.” jawab Bella
Akhirnya mereka berdua makan siang bersama, dan tidak lama kemudian Bella bertanya dengan Tio tentang ke beradaan Alvin , Tio pun disaat itu hanya bisa terdiam, dia tidak tahu harus mengatakan apa ke Bella tentang Alvin, Karena selama ini yang Tio tahu Alvin sudah menikah 3 tahun yang lalu dan bahkan dia sudah memiliki seorang anak, Tio pun tidak tega untuk mengatakan hal itu ke pada Bella.
Hati Tio benar-benar takut untuk mengatakannya, karena ia takut kalau nantinya Bella terkejut dan tidak bisa menerima kenyataan itu. Bella terus bertanya ke pada Tio, kemana Alvin dan ada di mana dia sekarang, Tio saat itu benar-benar bingung dan Tio berfikir “ apa gua harus jujur sama Bella tentang keberadaan Alvin, tapi gua takut nantinya Bella terkejut dan sakit hati, tapi kalau gua tidak bilang yang sesungguhnya gua kasian sama Bella, karena dia masih mengharapkan Alvin, duchh gua benar-benar bingung.” Tio benar-benar bingung pada saat itu, tapi Bella yang terus bertanya ke pada Tio dan memaksa Tio untuk mengatakan tentang Alvin, Terpaksa Tio mengatakan yang sebenarnya tentang alvin, karena dia kasian ke pada Bella yang masih mengharapkan Alvin kembali.
“ Bell, lebih baik loe lupakan Alvin deh.”tanya Tio sambil memegang tangan Bella
“ Memang kenapa dengan Alvin.?” jawab Bella dengan sedikit heran
“ Karena percuma Bell, loe mengharapkan alvin kembali dan menanyakan tentang dimana dia.” tanya Tio, dengan ekspresi wajah yang agak sedikit kasian dengan Bella
“ Emang kenapa, gua itu masih sayang sama dia, salah kalau gua menanyakan hal ini sama loe, karena hanya loe lah yang tahu dimana Alvin, dengan siapa lagi gua harus bertanya tentang Alvin selain sama loe, karena yang gua kenal teman Alvin cuma loe doang.Tio.” jawab Bella dengan penasaran ( ada apa sebenarnya dengan Alvin, sampai-sampai Tio berkata seperti itu sama gua)
“ Hilangin rasa sayang loe terhadap dia, karena dia sudah menikah 3 tahun yang lalu dan bahkan dia sudah memiliki seorang anak .”
“ Apa, gua tidak salah dengar kan, tidak mungkin, loe bercanda kan Tio.?” tanya Bella dengan terkejut saat mendengar ucapan yang keluar dari bibir Tio.
“ Gua serius, gua lagi enggak bercanda.?” jawab Tio
“ Kenapa Alvin tega sama gua, apa salah gua sama dia, sampai-sampai dia menghianati gua.” Bella dengan wajah yang begitu kecewa dan Bella tak kuasa untuk meneteskan air matanya.
Hati Bella saat itu benar-benar terpukul dan kecewa dengan mengetahui tentang seorang pria yang selama ini dia tunggu-tunggu dan ia harapkan, ternyata menghianati dirinya. Bella tidak menyangka Alvin bisa setega itu dengan dirinya, Bella sangat berterima kasih atas pemberitahuan Tio tentang sesungguhnya Alvin, tinggal kenangan saja yang di tinggalkan Alvin saat ini, yang membuat Bella sakit hati dan kecewa.
Last Updated on Tuesday, 30 November 1999 07:00
Written by Administrator
Tuesday, 24 May 2011 17:02
Ada 3 sahabat yang bernama, ( Kiki, Hany dan Riska ).mereka sekolah di SMK Patriot, Kiki, Hany dan Riska satu kelas bahkan tempat mereka duduk pun tidak berjauhan, Kiki dan Riska duduk sebangku beda dengan Hany, Hany duduk dengan yang lain. Mereka ber3 selalu bersama kemana pun mereka pergi selalu bersama.
Tapi semua sudah berbeda dengan yang dulu, Kiki yang dahulu selalu bersama dengan Riska dan Hany, tapi sekarang berbeda, Kiki selalu bersama dengan kekasih barunya, Kiki pun tak pernah ada waktu untuk sahabatnya itu, semenjak dia berpacaran dengan seorang cowo yang benama Ogy. Kiki tak pernah memikirkan temanya.
Pada saat itu Riska dan Hany mengajak Kiki berjalan-jalan, Kiki pun ikut dan dia akan mengajak kekasihnya, Riska dan Hany pun kesal dan marah, karena kita jalan-jalan khusus untuk kita ber3 ajah engga ada yang lain apa lagi cowok,
“ Kiki loe besok mau ikut engga ?” tanya Riska dan Hany
“ Kemana ?” Jawab Kiki
“ Kita nonton bioskop ajah yuk,,filmnya lagi rame-ramenya nih..” jawab Hany
“ Benar banget tuh Han,, gimana loe mau ikut engga Kiki ?” jawab Riska
“ Gimana yah...”
“ Mau engga loe ikut kita ?” tanya mereka ber2
“ Gue mau ikut tapi ajak cowo gue yah..” jawab Kiki sambil senyum
“ Ki, kita ajah engga ajak cowo kita, ini kan khusus buat kita Ki..” tanya mereka ber2 dengan wajah yang kesal.
“ Yaudah gue engga ikut...” jawab Kiki dengan wajah yang menjengkelkan
“ Seterah loe ajah deh.” tanya meraka dengan ekspresi wajah yang kesal dan langsung meninggalkan Kiki sendirian..”
“ Mau pada kemana loh..?” tanya Kiki
“ Kemana ke, males gua ngeliat muka loe..” jawab mereka ber2
“ Yee..begitu ajah marah..” hugghh jawab Kiki dengan wajah yang merenung
Riska dan Hany akhirnya meninggalkan Kiki sendirian “ Apa-apa cowo selalu Kiki kalau kita ajak pasti maunya sama cowonya terus.” tanya Hani dengan nada yang agak sedikit keras. Riska pun hanya bilang iya, karena Riska sudah cape dengan tingkah laku Kiki kepada mereka, padahal Kiki selalu bersama dengan pacarnya, mereka jalan-jalan pun jarang tapi Kiki benar-benar sudah berubah, dia hanya mementingkan cowonya dari pada sahabat yang selalu ada waktu di saat Kiki membutuhkannya.
Riska dan Hany selalu pergi bersama, mereka ber3 hanya bisa berkumpul di sekolahan saja, di luar sekolah mereka jarang sekali untuk bersama apa lagi Kiki yang selalu sibuk sama pacarnya. Sampai-sampai pada akhirnya mereka bertengkar dengan ke egoisan Kiki yang selalu ada waktu untuk pacarnya, tapi di saat Riska dan Hany membutuhkan Kiki, Kiki tidak pernah ada di samping mereka ber2.
Persahabatan itu lebih penting di bandingkan seorang pacar. Mereka ber3 jarang sekali untuk bermain bersama-sama dengan Kiki, mereka ber2 hanya bisa menerimanya dengan sabar dengan tingkah laku Kiki yang begitu tidak adil dengan sahabatnya.
Tapi semua sudah berbeda dengan yang dulu, Kiki yang dahulu selalu bersama dengan Riska dan Hany, tapi sekarang berbeda, Kiki selalu bersama dengan kekasih barunya, Kiki pun tak pernah ada waktu untuk sahabatnya itu, semenjak dia berpacaran dengan seorang cowo yang benama Ogy. Kiki tak pernah memikirkan temanya.
Pada saat itu Riska dan Hany mengajak Kiki berjalan-jalan, Kiki pun ikut dan dia akan mengajak kekasihnya, Riska dan Hany pun kesal dan marah, karena kita jalan-jalan khusus untuk kita ber3 ajah engga ada yang lain apa lagi cowok,
“ Kiki loe besok mau ikut engga ?” tanya Riska dan Hany
“ Kemana ?” Jawab Kiki
“ Kita nonton bioskop ajah yuk,,filmnya lagi rame-ramenya nih..” jawab Hany
“ Benar banget tuh Han,, gimana loe mau ikut engga Kiki ?” jawab Riska
“ Gimana yah...”
“ Mau engga loe ikut kita ?” tanya mereka ber2
“ Gue mau ikut tapi ajak cowo gue yah..” jawab Kiki sambil senyum
“ Ki, kita ajah engga ajak cowo kita, ini kan khusus buat kita Ki..” tanya mereka ber2 dengan wajah yang kesal.
“ Yaudah gue engga ikut...” jawab Kiki dengan wajah yang menjengkelkan
“ Seterah loe ajah deh.” tanya meraka dengan ekspresi wajah yang kesal dan langsung meninggalkan Kiki sendirian..”
“ Mau pada kemana loh..?” tanya Kiki
“ Kemana ke, males gua ngeliat muka loe..” jawab mereka ber2
“ Yee..begitu ajah marah..” hugghh jawab Kiki dengan wajah yang merenung
Riska dan Hany akhirnya meninggalkan Kiki sendirian “ Apa-apa cowo selalu Kiki kalau kita ajak pasti maunya sama cowonya terus.” tanya Hani dengan nada yang agak sedikit keras. Riska pun hanya bilang iya, karena Riska sudah cape dengan tingkah laku Kiki kepada mereka, padahal Kiki selalu bersama dengan pacarnya, mereka jalan-jalan pun jarang tapi Kiki benar-benar sudah berubah, dia hanya mementingkan cowonya dari pada sahabat yang selalu ada waktu di saat Kiki membutuhkannya.
Riska dan Hany selalu pergi bersama, mereka ber3 hanya bisa berkumpul di sekolahan saja, di luar sekolah mereka jarang sekali untuk bersama apa lagi Kiki yang selalu sibuk sama pacarnya. Sampai-sampai pada akhirnya mereka bertengkar dengan ke egoisan Kiki yang selalu ada waktu untuk pacarnya, tapi di saat Riska dan Hany membutuhkan Kiki, Kiki tidak pernah ada di samping mereka ber2.
Persahabatan itu lebih penting di bandingkan seorang pacar. Mereka ber3 jarang sekali untuk bermain bersama-sama dengan Kiki, mereka ber2 hanya bisa menerimanya dengan sabar dengan tingkah laku Kiki yang begitu tidak adil dengan sahabatnya.
More Articles...
Page 1 of 11

Cerita Dewasa

